jaman sekarang , banyak anak2 yang pada milih2 kalo bergaul. Wajar , tapi bukan karena masalah nge-drugs ato apalah itu . tapi alay !
banyak yang milih2 berdasarkan kadar gaul seseorang.
orang itu di anggap alay ( gak gaul ) bisa karena berbagai alasan :
1. karena norak(gayanya) dan cara dia bergaul
2. pake barang2 yang udah gak in ( oldish)
3. cara dia menulis ( biasanya yang gede kecil, berlebihan,dan abjadnya gak sesuai sm kata2 yang dia sampaikan).
4.cara dia bergaul , punya nggaknya id dr fs/ym/msn/myspace/facebook,dll
5.tempat dia jalan2(hang out ) sm temen2nya
6.sekolahnya
7.gak ketempat gaul
8.cara dia nampilin berbagai atribut ( layout fs, nama fs/ym/msn dll,media box)
9. cara dia foto
10.cara dia berekspresi / bergaya(dunno why , tapi ini berpengaruh!)
dan kayaknya masih banyak lagi alasan tentang kealayan itu .
gak tau kenapa gue juga ikutan menganut budaya 'milih2' tersebut.
tapi , setelah gue pikir2 , dan coba konsultatasi ke tante gue, dia blg, " gak semua orang yang dicap alay itu jelek! kita kan gak tau dia, gimana cara dia berpikir, dan kepribadiannya yg asli. siapa tau dia lebih baik dr kita ! jadi , kita gak boleh milih2 gitu"
itu kata tante gue(thanks tante sarannya), iya juga sih..secara logika emang gitu..
tapi, gak tau kenapa , gue juga jadi milih2 ( iya sih ! mungkin karena faktor lingkungan).
tapi dikutip dr salah satu temen gue , dia mendefinisikan alay itu sebagai "anak layang bopung atau jablay ( gayanya kayak b*tchy)".
bener juga kata temen gue yg itu . emang sih biasanya yang kayak begitu bisa merusak !
tergantung bopung dan jablaynya orang itu . kita bs terpengaruh kok .
ada juga temen gue yang blg,"alay tuh biasanya yang ga pernah ke tempat tempat gaul !" (pim,mall2 jakarta,coffe shop/caffe ber-wifi yang lagi in).
jujur , ini sedikit agak tidak masuk akal !
tapi , begitulah jaman , pasti beda2 pemikirannya.
kalo kamu sependapat dengan tulisan di atas, atau berbeda pendapat , silahkan tulis di comment pembaca di bawah ini . atau hubungi dr telefon rumah saya (hp lagi rusak !hiks !) , chat ym/msn saya.
makasih .
best regrads ,
muthia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
Jika dilihat dari artinya ternyata kata alay ini berkembang maknanya, semakin mempersempit ruang gerak perspektif karakter, selera dan pendapat orang lain untuk dipaksa sejalan pemikiran orang2 yg suka menggunakan kata ini. Tapi tetap tidak berubah acuannya hanya seputar penampilan dalam pergaulan sementara. Bukanlah sesuatu yg membanggakan lagi.
Sepertinya tidak perlu dipusingkan karena dah gak objektif dan relevan lagi seperti contoh pendapat berikut :
"ada juga temen gue yang blg,"alay tuh biasanya yang ga pernah ke tempat tempat gaul !" (pim,mall2 jakarta,coffe shop/caffe ber-wifi yang lagi in)."
seperti itu sudah opini kelompok/kalangan tertentu. Ok Biarkan masing2 remaja bebas berkreasi asalkan tidak mengorbankan hak dan kenyamanan orang lain.
Posting Komentar